(function() { (function(){function c(a){this.t={};this.tick=function(a,c,b){var d=void 0!=b?b:(new Date).getTime();this.t[a]=[d,c];if(void 0==b)try{window.console.timeStamp("CSI/"+a)}catch(l){}};this.tick("start",null,a)}var a,e;window.performance&&(e=(a=window.performance.timing)&&a.responseStart);var h=0=b&&(window.jstiming.srt=e-b)}if(a){var d=window.jstiming.load;0=b&&(d.tick("_wtsrt",void 0,b),d.tick("wtsrt_","_wtsrt", e),d.tick("tbsd_","wtsrt_"))}try{a=null,window.chrome&&window.chrome.csi&&(a=Math.floor(window.chrome.csi().pageT),d&&0=c&&window.jstiming.load.tick("aft")};var f=!1;function g(){f||(f=!0,window.jstiming.load.tick("firstScrollTime"))}window.addEventListener?window.addEventListener("scroll",g,!1):window.attachEvent("onscroll",g); })();

Friday, April 11, 2008
Nobelium, nama unsur untuk menghormati Bernard Nobel


Ferry Herlambang



Nobelium, unsur dengan simbol No, unsur logam yang mengandung radioaktif dengan nomor atom 102. Nobelium adalah salah satu unsur transisi dari uranium pada deret actinida pada tabel periodik. Unsur ini di beri nama sesuai dengan nama Alfred Bernhard Nobel untuk menghormatinya.

Nobelium tidak terdapat di alam, tetapi merupakan produk laboratorium. Penemuan pertama isotop Nobelium di umumkan tahun 1957 oleh sekelompok ilmuwan gabungan dari Amerika, Inggris dan Swedia. Penemuan lain yang di akui di lakukan oleh tim ilmuwan dari laboratorium nasional Berkeley di Berkeley, California, tahun 1958. Isotop ini di hasilkan dengan menabrakkan ion carbon secara terus menerus pada isotop curium.

Secara kimiawi, kandungan nobelium tidak di ketahui. Isotop dengan bilangan massa dari 250 ke 259 dan 262 tidak di kenal. Isotop yang paling stabil, nobelium-259, memiliki masa aktif 58 menit. Sedangkan isotop yang paling umum, nobelium-255, memiliki masa aktif hanya beberapa menit.



posted by FerryHZ at 4:33 AM | Permalink |


0 Comments: