(function() { (function(){function c(a){this.t={};this.tick=function(a,c,b){var d=void 0!=b?b:(new Date).getTime();this.t[a]=[d,c];if(void 0==b)try{window.console.timeStamp("CSI/"+a)}catch(l){}};this.tick("start",null,a)}var a,e;window.performance&&(e=(a=window.performance.timing)&&a.responseStart);var h=0=b&&(window.jstiming.srt=e-b)}if(a){var d=window.jstiming.load;0=b&&(d.tick("_wtsrt",void 0,b),d.tick("wtsrt_","_wtsrt", e),d.tick("tbsd_","wtsrt_"))}try{a=null,window.chrome&&window.chrome.csi&&(a=Math.floor(window.chrome.csi().pageT),d&&0=c&&window.jstiming.load.tick("aft")};var f=!1;function g(){f||(f=!0,window.jstiming.load.tick("firstScrollTime"))}window.addEventListener?window.addEventListener("scroll",g,!1):window.attachEvent("onscroll",g); })();

Saturday, April 5, 2008
Atlantis Kota yang Hilang; Data dari Literatur Plato
Kontroversi keberadaannya, fiksi atau nyata ?



Keberadaan kota yang hilang, Atlantis, muncul dari literatur karya Plato, malalui dialog dua tokohnya, Timaeus dan Critias. Percakapan kedua tokoh tersebut menyebutkan tentang adanya kota yang hilang bernama Atlantis. Sebagian orang menganggap cerita tersebut hanyalah fiksi belaka, sedangkan sebagian beranggapan bahwa hal tersebut adalah benar mengacu pada peristiwa catastrophic tentang kehancuran peradaban Minoan di Creta dan Thera. Artikel di bawah ini akan mengajak anda untuk ikut berfikir dan masuk pada kontroversi ini. Silahkan berpendapat sendiri.

Artikel ini saya susun berdasarkan kota Atlantis yang ada pada literatur karya Plato, tempat asal muasal kota ini disebutkan. Beberapa teori lain bahkan mengatakan bahwa Atlantis kemungkinan juga berada di Indonesia.

I. Teori pertama : dialog antara Timaeus dan Critias

Dialog antara Timaeus dan Critias ada dalam literatur karya Plato. Perdebatan mengenai literatur tersebut di sebabkan karena Plato menggunakan tokoh fiksi dan tokoh nyata dalam ceritanya, sehingga ada perdebatan apakah cerita dan isinya fiksi atau nyata.

Sebagai bahan pertimbangan, berikut ini adalah karakter yang ada pada literatur tersebut:

  • Timaeus – tidak ada catatan sejarah tentang tokoh ini.
  • Critias – kakek moyang Plato
  • Socrates – Guru dan penasihat Plato. Dia di kutuk untuk mati oleh penguasa Athena karena di anggap merusak moral kaum muda Athena. Dia hidup dari 469 SM sampai 399 SM.
  • Hermocrates – penguasa dan tentara dari Syracuse.
  • Solon – Pengembara dan penyair dari Athena, hidup antara 638-559 SM. Tokoh ini yang menceritakan tentang kota Atlantis kepada Plato. Solon sendiri mendapatkan cerita tentang keberadaan Atlantis dari seorang pendeta Mesir.
  • Dropides – Kakek moyang Critias dan teman akrab Solon.
  • Critias I – anak dari Dropides dan kakek dari Critias who takes part in the dialogues. Dia yang menghubungkan Critias muda dengan cerita mengenai Atlantik.

I.1. Kesimpulan pertama: fiktif

Kesimpulan ini di dasarkan pada tidak adanya bukti. Tokoh Timaeus yang menjadi pusat dari dialog tentang keberadaan Atlantis hanyalah tokoh fiktif.


I.2. kesimpulan kedua: nyata

Dasar dari kesimpulan ini adalah:

  • Beberapa kali dalam dialog di sebutkan keberadaan Atlantis benar-benar ada.
  • Bagian dialog yang menyebutkan tentang laut yang tidak bisa di lewati dan adanya benua yang ternyata benar di sisi lain dari Atlantis menunjukkan bahwa cerita ini di dasarkan dengan pengetahuan yang detail tentang keberadaan Atlantis.


II. Teori kedua : kebudayaan Thera & Minoan

Teori ini di dasarkan pada adanya kesamaan antara hancurnya Thera dan Minoan dengan hancurnya Atlantis. Kesamaan tersebut di antaranya adalah:

  • Kepulauan Thera, sebuah kepulauan dengan gunung berapi, hancur pada sekitar tahun 1500 SM oleh letusan gunung berapi dan lebih dari separuh pulau tenggelam ke laut.
  • Artifak yang di temukan di pulau tersebut menunjukkan adanya kebudayaan yang maju, di perkirakan berasal dari kebudayaan Minoan.
  • Adanya bukti hubungan dagang antara Minoan dan bangsa Mesir. Bangsa tentu mengetahui tentang kehancuran mitra dagangnya. Dalam literatur Plato, cerita tentang keberadaan Atlantis berasal dari pendeta Mesir.
  • Adanya klaim yang menyatakan bahwa keterangan pada literatur tersebut yang menyebutkan setting waktu 9000 tahun yang lalu sebetulnya adalah 900 tahun yang lalu. Ini berarti bahwa Atlantis berada pada waktu yang sama dengan keberadaan Minoan di Creta dan Thera.


II.1. Kesimpulan pertama: fiktif

Kesimpulan ini di dasarkan pada fakta bahwa:

  • Tidak adanya catatan lain yang menyebutkan tentang keberadaan kebudayaan tersebut.
  • Bukti yang ada saat ini tidak menemukan bukti adanya kebudayaan yang maju di seluruh dunia di era 9000 SM (sumber dari literatur tentang waktu 9000 SM dan 900 SM masih menjadi perdebatan).


II.2. kesimpulan kedua: nyata

Kesimpulan ini di dasarkan pada pernyataan Plato bahwa cerita tentang Atlantis adalah benar dan nyata.



III. Keberadaan Atlantis

Tergantung dari teori mana yang anda percayai. Jika anda berfikir bahwa Plato bercerita benar pada cerita Timaeus and Critias maka Atlantis berlokasi di suatu tempat di tengah lautan Atlantik.


Perkiraan kasar lokasi Atlantis

Salah satu tempat yang yang di perkirakan lokasi Atlantis adalah sekitar kepulauan Azores. Kepulauan Azores adalah wilayah Portugal terletak sekitar

900 mil (1500 km) sebelah barat pantai Portugis. Beberapa orang percaya bahwa kepulauan tersebut adalah puncak gunung dari benua Atlantis yang tenggelam.

Pada teori yang lain, jika anda percaya pada teori tentang hubungan antara Atlantis dan Minoant, maka lokasi Atlantis akan berada di lokasi di sekitar Aegean.

Kepulauan Thera, yang juga di kenal sebagai Santorini, adalah kepulauan dengan gunung terletak di sebelah utara pulau Creta di lautan Aegean. Pada tahun 1500 SM, gunung berapi di kepulauan ini sering meletus yang menyebabkan hilang dan tenggelamnya kebudayaan Minoan.



Enaknya malam minggu sambil berkonspirasi.



posted by FerryHZ at 9:02 PM | Permalink |


0 Comments: