(function() { (function(){function c(a){this.t={};this.tick=function(a,c,b){var d=void 0!=b?b:(new Date).getTime();this.t[a]=[d,c];if(void 0==b)try{window.console.timeStamp("CSI/"+a)}catch(l){}};this.tick("start",null,a)}var a,e;window.performance&&(e=(a=window.performance.timing)&&a.responseStart);var h=0=b&&(window.jstiming.srt=e-b)}if(a){var d=window.jstiming.load;0=b&&(d.tick("_wtsrt",void 0,b),d.tick("wtsrt_","_wtsrt", e),d.tick("tbsd_","wtsrt_"))}try{a=null,window.chrome&&window.chrome.csi&&(a=Math.floor(window.chrome.csi().pageT),d&&0=c&&window.jstiming.load.tick("aft")};var f=!1;function g(){f||(f=!0,window.jstiming.load.tick("firstScrollTime"))}window.addEventListener?window.addEventListener("scroll",g,!1):window.attachEvent("onscroll",g); })();

Wednesday, May 21, 2008
Masa Awal Presiden Soekarno



Bung karno (1901-1970), bersama bung Hatta (di kenal sebagai dwitunggal) adalah figur utama kaum pergerakan dan nasionalis Indonesia melawan penjajah Belanda. Beliau di hormati dan di kenal oleh dunia sebagai proklamator dan presiden pertama republik Indonesia (1945-1968). Sesudah di lengserkan oleh Mayjen Soeharto, Beliau menjalani tahanan rumah sampai wafat.

I. LATAR BELAKANG

Soekarno lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di kota Surabaya. Pada tahun 1921, beliau masuk ke ITB untuk mempelajari arsitektur dan lulus tahun 1926. Selama periode tersebut, Soekarno bertempat tinggal di rumah H.O.S Tjokroaminoto yang merupakan tokoh politik nasionalis. Melalui beliaulah Soekarno muda mengenal politik yang akan membesarkan namanya, dan bukan arsitektur.

Tahun 1926 Sukarno menikah dua kali, pertama dengan Sitti Utari, anak dari H.O.S. Tjokroaminoto, lalu setelah bercerai menikah lagi dengan Inggit Garnasih. Selanjutnya, Soekarno tercatat menikah lagi sebanyak empat kali.

II. AWAL PERJUANGAN

Pada tahun 1927, Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia atau PNI dan menjadi pimpinan pertamanya. Tujuan dari partai tersebut adalah kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.



Bung Karno, orator ulung yang menguasai 6 bahasa



Berbekal kemampuannya berorasi, dengan cepat Sukarno mampu menghimpun massa untuk masuk ke PNI. Tahun 1929, Belanda memenjarakan beliau dan PNI mengalami kemunduran. Setelah di bebaskan tahun 1931, Soekarno melanjutkan kegiatan politiknya tetapi kembali di tangkap pada tahun 1933 dan menjalani pembuangan ke pulau Flores lalu di pindahkan ke Sumatra. Ketika Jepang masuk ke Indonesia tahun 1942, bung Karno kembali ke Jakarta dan bekerjasama dengan Jepang. Bung Karno berpendapat bahwa dengan bekerjasama dengan Jepang memberinya kesempatan untuk mengumumkan kemerdekaan Indonesia sekaligus melindungi rakyat Indonesia dari akibat terburuk sebuah penjajahan.

Pada tahun 1944 sebuah komite di bentuk untuk persiapan kemerdekaan Indonesia dan Bung Karno memimpin komite tersebut. Pada tanggal 1 Juli 1945, bung Karno berpidato dan memberikan konsep tentang PancaSila (yang berarti lima prinsip) yang kemudian menjadi dasar negara republik Indonesia.



posted by FerryHZ at 10:06 AM | Permalink |


0 Comments: